Minggu, 12 Februari 2017

Ada Barong di Chingay Parade Singapura

Paket wisata jogja termurah - Delegasi Indonesia terlihat menakjubkan di Chingay Parade di Singapura. Dalam prosesi parade, tidak ada tindakan Barong Bali yang telah menarik perhatian pengunjung dari parade belum dimulai.

Chingay Parade ditutup pada hari Sabtu (11/2) kemarin. Dalam penutupan kontingen megah Indonesia ia menerima tepuk tangan dari sekitar 85000 diisi tribun F1 Pit Building, di mana parade tahunan diadakan pemirsa.

Sejak peluncuran resmi dari delegasi Indonesia ke detikTravel, Senin (2017/02/13), yang menampilkan musik komposisi dan koreografi tema Kuda menggumpal. Kontingen Indonesia terdiri dari 250 seniman dari berbagai daerah di Indonesia yang menerima tepuk tangan.

Sebagai delegasi internasional terbesar, menempatkan Indonesia sebagai starter, menjelang tim dari China, Malaysia, Kamboja, Korea Selatan, Jepang, Taiwan dan Thailand juga berpartisipasi.


Tim Institut Seni Indonesia Denpasar di salah satu tim pendukung kontingen Indonesia. Terdiri dari 29 seniman, yang saat ini menjabat berbagai kesenian tradisional Bali. atraksi BARONG Kecak menjadi obyek wisata andalan. khas perhatian Bali Barong nan bahkan ketika barong yang masih tinggal di tenda-tenda oleh tim dari Indonesia.

"Untuk membawa Barong acara ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah upacara pembersihan menggunakan penawaran. Tujuannya adalah untuk mencuci keluar dari hal-hal yang tidak baik," kata Prof Dr I Gede Arya Sugiarta S bekas luka MHum, Rektor ISI Denpasar juga berpartisipasi dalam parade muncul saat ini.

Dia menambahkan pria yang akrab disapa Pak Arya, Barong ditampilkan di Chingay Parade 2017 diambil dari National University of Singapore (NUS). Sehingga tidak dilakukan Barong dari Bali.


"Seorang profesor di National University of Singapore yang sangat tertarik dengan budaya Bali, Barong Bali untuk membeli perangkat untuk dijemput dan ditampilkan di NUS," lanjut pria yang pada tahun 2002 juga telah berbaris di acara yang sama.

menawarkan prosesi di tenda Barong Indonesia tentu menarik minat banyak peserta dalam parade untuk melihatnya. Selain unik, menawarkan kursus tradisi waktu langka seperti terjadi di luar Bali, terutama di luar negeri. Selain anggota delegasi Indonesia, peserta dari negara-negara lain segera menangkap momen yang mungkin baru untuk pertama kali mereka melihatnya.

Seperti tahun sebelumnya, kehadiran kontingen seni rupa Indonesia saat ini juga menerima dukungan dari Kementerian Pariwisata Indonesia melalui brand indah Indonesia. Selain sebagai platform untuk memperkenalkan warisan seni dan budaya, acara ini juga digunakan sebagai berbagai tujuan menarik promosi di Indonesia, dengan harapan wisatawan tertarik mengunjungi keindahan Indonesia. Tanpa terkecuali keunikan budaya Bali seperti yang ditunjukkan oleh tim kesenian ISI.